Saturday, September 24, 2022

[Book Review] Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa oleh Alvi Syahrin


Judul: Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa
Penerbit: GagasMedia
Penulis: Alvi Syahrin
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9789797809485

Blurb
akan menemanimu selama perjalanan. Buku ini untukmu yang khawatir tentang masa depan. Tenang saja, kau tidak sedang diburu-buru waktu. Bacalah tiap lembarnya dengan penuh kesadaran bahwa hidup adalah tentang sebaik-baiknya berusaha, jatuh lalu bangun lagi, dan tidak berhenti percaya bahwa segala perjuanganmu tidak akan sia-sia. Bukankah sebaiknya apa-apa yang fana tidak selayaknya membuatmu kecewa? 

Saturday, May 28, 2022

[Book Review] Selamat Tinggal oleh Tere Liye

 


Judul: Selamat Tinggal

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Penulis: Tere Liye

Tahun Terbit : cetakan pertama, 2020

Bahasa: Indonesia

ISBN: 978-602-0647-82-1

Blurb

Kita tidak sempurna. Kita mungkin punya keburukan, melakukan kesalahan, bahkan berbuat jahat, menyakiti orang lain. Tapi beruntunglah yang mau berubah. Berjanji tidak melakukannya lagi, memperbaiki, dan menebus kesalahan tersebut.

Mari tutup masa lalu yang kelam, mari membuka halaman yang baru. Jangan ragu-ragu. Jangan cemas. Tinggalkanlah kebodohan dan ketidakpedulian. “Selamat Tinggal” suka berbohong, “Selamat Tinggal” kecurangan, “Selamat Tinggal” sifat-sifat buruk lainnya.

Karena sejatinya, kita tahu persis apakah kita memang benar-benar bahagia, baik, dan jujur. Sungguh “Selamat Tinggal” kepalsuan hidup.

Selamat membaca novel ini. Dan jika kamu telah tiba di halaman terakhirnya, merasa novel ini menginspirasimu, maka kabarkan kepada teman, kerabat, keluarga lainnya. Semoga inspirasinya menyebar luas.

Friday, May 27, 2022

[Book Review] On The Way To Jannah oleh Muhammad Amin



Judul: On The Way To Jannah

Penerbit: Buyan

Penulis: Muhammad Amin

Tahun Terbit : cetakan pertama, Juli 2013

Bahasa: Indonesia

ISBN: 978-602-7888-37-1

Blurb

“Semua perkara orang mukmin adalah baik. Jika mendapat kebaikan dan ia bersyukur, itu menjadi sebuah kebaikan baginya.

Jika mendapat musibah dan ia bersabar, itu juga menjadi sebuah kebaikan baginya. Dan, ini hanya akan terjadi pada orang mukmin.”

(HR Muslim)

Perkara orang mukmin begitu unik, bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Karena di dunia dan akhirat bak sekeping uang logam, saling berhubungan. Antara satu sisi dan sisi lainnya tak terpisahkan. Untuk mencapai akhirat bukan berarti harus mengabaikan dunia. Kita bisa menjadikan dunia sebagai sarana untuk mencapai surga akhirat. Dan, menjadikannya surga di dunia.

Hati yang lapang, rida, lega, dan qanaah (menerima), itulah bagian dari surga yang diciptakan di dunia. Sebab surga itu luas. Surga itu lapang. Dan, surga itu bukan sesuatu yang tidak tergapai, tapi sesuatu yang bisa kita usahakan.

Surgakan dahulu duniamu, insyaallah engkau akan mendapatkan surga di akhirat.

Tuesday, January 11, 2022

UNTOLD, JUST READ #7 25 BEFORE 25 y.o!

 

(source: found out this meme somewhere on Twitter)

 

Keep Moving! Template by Ipietoon Cute Blog Design